Breaking News
Loading...
Selasa, 03 Maret 2009

Perilaku Rasional dan Peran Institusi

Asumsi dasar dari analisis ekonomi yaitu bahwa setiap orang adalah rasional. Rasional berarti pada dasarnya setiap orang akan berusaha mengurangi kerusakan jika berada dalam situasi yang buruk, dan mengambil keuntungan terhadap berbagai peluang yang baik. Dengan kata lain setiap orang akan bertindak untuk memaksimumkan kesejahteraannya dalam situasi apapun. Dengan asumsi Rationality membuat kita mampu memprediksi dan mengerti tindakan yang akan dilakukan oleh orang Lain. Tapi, bukan berarti jika seseorang bertindak rasional maka akan tercapai aggregate ecomomic outcomes yang optimum.

Menurut Todaro (2000), Institusi meliputi hak milik, harga dan struktur pasar, uang dan lembaga-lembaga finansial, perusahaan dan organisasi industri, serta hubungan-hubungan antara pemerintah dan pasar.Masalah-masalah ekonomi seperti kelaparan, kemiskinan, perang, pengangguran bukan disebabkan oleh tindakan irrasional, melainkan disebabkan reaksi dari tindakan rasional terhadap insentif yang salah yang diberikan oleh institusi. Masalah ekonomi merupakan hasil dari institusi yang menyediakan insentif/dorongan kepada orang-orang yang berfikir rasional untuk bertindak “destructive”/merusak daripada “constructive”/membangun.

Dengan asumsi dasar rationality, yaitu bahwa setiap orang akan memilih apa yang terbaik untuk dia sendiri, maka kita dapat mengidentifikasi institusi politik, hukum, Agama, dan sosial yang menyediakan insentif yang menyebabkan kegagalan maupun kesuksesan ekonomi.

Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, institusi harus menyediakan insentif kepada:
  1. Untuk individu untuk bekerja keras dan menyimpan sebagian dari pendapatannya.
  2. Para pengusaha untuk secara aktif mengejar kesempatan/peluang.
  3. Perusahaan untuk mengurangi biaya dan memperbaiki kualitas produknya.
  4. Para pembuat kebijakan untuk menggunakan pendapatan pajak secara efisien, menyediakan barang publik (public goods), dan merancang cost-effective programs untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Peran Institusi


Kesejahteraan masyarakat akan meningkat jika ada kenaikan dalam output. Standar hidup masyarakat akan meningkat hanya jika output per kapita meningkat. Peran institusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat adalah mengarahkan/menghubungkan usaha masyarakat menuju aktifitas-aktifitas yang produktif. Institusi yang paling efektif adalah institusi yang juga mengarahkan masyarakat untuk menjadi inovatif, atauproduktif dalam jangka panjang, supaya terjadi pertumbuhan ekonomi.

Studi empiris juga telah menyatakan bahwa institusi memainkan peranan penting di dalam proses pertumbuhan ekonomi. Jumlah faktor produksi dan peningkatan teknologi memaikan peranan penting bagi ekonomi untuk terus tumbuh / mencapai pertumbuhan jangka panjang. Di sisi lain, jika tidak ada insentif bagi individu dan perusahaan untuk bertindak untuk meningkatkan kesejahteraan nasional, maka pertumbuhan ekonomi tidak akan tercapai. Kendala yang masih dihadapi oleh setiap negara yaitu bagaimana menciptakan pro-growth institution. Dalam hal ini, pemerintah harus turut andil dalam menciptakan institusi yang mengarahkan masyarakat pada aktifitas ekonomi untuk memaksimalkan kesejahteraan ekonomi jangka panjang. Institusi harus berubah sejalan dengan pertumbuhan ekonomi.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Toggle Footer