Hari Ahad, 12 Oktober 2014, saya berkesempatan membawakan materi di salah satu acara yang diadakan oleh IMM Fak Ekonomi. Kegiatan itu dilaksanakan di Kawasan Rumah Adat Benteng Sombaopu yang biasa dikenal sebagai miniatur Sulawesi Selatan seperti Taman Minilah di Jakarta.
Memasuki kawasan tersebut, ada kesan yang sangat kuat sebagai kawasan perkampungan. Entah bagaimana model pengelolaannya sehingga potensi wisata berlatar budaya tersebut tidak bisa dioptimalkan. Di dalam kawasan ini juga dibangun pusat rekreasi keluarga yang sebelumnya pernah "diributkan" karena dianggap merusak peninggalan purbakala yang ada di kawasan tersebut.
Sejatinya kawasan Benteng Somba Opu tidaklah seperti kawasan tak terkelola karena ditempat ini menyimpan potensi sebagai kawasan wisata budaya yang dapat dipadukan dengan rekreasi modern seperti tempat Jogging, Outbound, dan sajian lainnya yang tentu saja akan menarik minat pengunjung khususnya masyarakat perkotaan yang tiap pekan membutuhkan suasana yang lebih nyaman untuk berakhir pekan.
Entah, Pemerintah Provinsi ataupun pihak mana saja yang menjadi penanggung jawab pengelolaan kawasan ini pernah memikirkan atau tidak. Padahal kawasan dengan luasan yang cukup ini idealnya menjadi kawasan yang dapat memberi kontribusi bagi Pendapatan Daerah.
Kita tunggu saja ...
0 komentar:
Posting Komentar